Tampilkan postingan dengan label BUMIL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BUMIL. Tampilkan semua postingan

Ibu Hamil dan Habis Melahirkan 70% Lebih Rentan Kena TBC


img 
Jakarta, Kuman Tuberculosis (TBC) sangat mudah menular, terutama saat daya tahan tubuh melemah. Salah satu penyebab daya tahan tubuh menurun adalah kehamilan, yang membuat risiko tertular TBC naik 70 persen hingga 6 bulan setelah melahirkan.

Sebuah penelitian yang dimuat di American Journal of Respiratory mengugnkap, risiko penularan TBC naik 70 persen pada masa kehamilan hingga 6 bulan setelah melahirkan. Karena itu, para bidan diimbau untuk mewaspadai gejala TBC pada masa-masa tersebut.

Penelitian yang melibatkan 190.000 perempuan tersebut dilakukan dalam periode yang cukup panjang, yakni 12 tahun. Dalam periode tersebut, terjadi 15,4 kasus penularan TBC di tiap 100.000 partisipan dari kelompok ibu hamil dan usai melahirkan sedangkan rata-rata secara umum angkanya hanya 9,1.

Diyakini, peningkatan risiko pada ibu hamil dan setelah melahirkan terjadi akibat penurunan sistem kekebalan tubuh. Bukan hanya TBC, pada masa-masa tersebut perubahan komposisi hormonal yang dialami perempuan membuatnya rentan terhadap segala jenis kuman.

Terkait temuan ini, Health Protection Agency telah mengimbau para bidan di seluruh Inggris untuk mewaspadai setiap gejala yang mengindikasikan infeksi TBC pada ibu hamil. Gejala infeksi TBC antara lain batuk yang tidak sembuh-sembuh hingga lebih dari 3 minggu.

"TBC bisa dicegah dan juga bisa diobati, tetapi akibatnya sangat fatal kalau dibiarkan begitu saja," ungkap Prof Ibrahim Abubakar, seorang peneliti TBC dari University of East Anglia saat mengomentari imbauan tersebut seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (9/12/2011).

Pengobatan TBC biasanya memakan waktu sangat lama, antara 6-9 bulan. Banyak pasien tidak menyelesaikan pengobatannya karena merasa bosan, lalu memicu resistensi atau kekebalan kuman TBC sehingga butuh obat lain yang lebih kuat dan mahal untuk mematikannya.

Sumber : AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

Sejuta Manfaat Telur Puyuh


Beruntunglah kita penduduk Indonesia. Telur puyuh bisa didapatkan dengan mudah dengan harga relatif murah. Di kawasan Eropa Barat dan Amerika Utara, telur puyuh dianggap sebagai makanan mewah. Padahal, telur mungil itu memiliki segudang manfaat.
Dengan berat 10 gram hingga 12 gram, satu butir telur puyuh berisi banyak unsur yang dibutuhkan agar tubuh menjadi sehat. Nilai gizi telur puyuh tiga hingga empat kali lebih tinggi dibandingkan dengan telur ayam, yang memiliki berat 50 hingga 70 gram per butir.
Telur puyuh mengandung 13 persen protein, telur ayam hanya 11 persen. Selain itu, telur puyuh mengandung 140 mu-g vitamin B1, bandingkan dengan 50 mu-g yang ada di telur ayam. Kandungan vitamin A dan B2 telur puyuh dua kali telur ayam.
Telur puyuh memiliki zat besi dan potasium lima kali lebih banyak daripada telur ayam. Karena kandungan tersebut, telur puyuh masuk dalam kategori dietary food.
Bagusnya telur puyuh tidak memiliki kolesterol jahat (LDL) dan sangat kaya dengan kolesterol baik (HDL). Tak seperti telur ayam, telur puyuh tidak menyebabkan alergi. Malah, telur puyuh bisa membantu mengatasi gejala alergi. Mereka memiliki yang namanya protein ovomucoid, yang dipakai untuk produksi obat antialergi.
Telur puyuh dapat dimakan mentah. Tentunya, setelah telur tersebut dicuci dalam air panas. Tidak perlu khawatir tentang adanya Salmonella karena suhu tubuh burung puyuh lebih tinggi daripada ayam sehingga Salmonella tidak dapat hidup.
Penderita asam urat sama sekali tidak dilarang makan telur, termasuk telur puyuh. Itu karena telur mengandung unsur purin yang rendah. Meski demikian, jumlah konsumsinya harus dibatasi. Untuk telur ayam, hanya tiga butir per pekan, disesuaikan pula untuk konsumsi telur puyuh. Yang berbahaya untuk penderita asam urat adalah burung puyuh itu sendiri.
Merupakan kebiasaan bagus untuk mengonsumsi 3-5 butir telur puyuh setiap pagi. Itu gunanya untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan memperbaiki proses metabolisme. Setelah 3-4 bulan rutin makan telur puyuh, tubuh akan terasa selalu berenergi.


Sumber: LAPAR.com

Konsumsi Aneka Makanan Ini Jika Ingin Bayi Laki-laki atau Perempuan




img
ini dia daftar makanan yang baik dikonsumsi jika ingin bayi perempuan

"Memiliki anak laki-laki atau perempuan, sama saja," itulah ucapan yang kerap terlontar dari pasangan saat belum memiliki anak pertama. Namun setelah memiliki anak kedua, beberapa pasangan berharap mereka bisa memiliki anak laki-laki, jika sebelumnya mereka dikaruniai bayi perempuan.

Bukan hanya pasangan yang tengah mengharapkan anak kedua saja punya keinginan tersebut. Tidak sedikit juga pasangan yang sedang berusaha memiliki anak, juga berharap anak pertama mereka jenis kelaminnya laki-laki.

Bagi yang mengharapkan punya anak laki-laki, penelitian dari Dr. Joseph Stolkowski bisa jadi cara untuk membantu Anda. Dalam buku 'Cara Baru Mendidik Anak Sejak dalam Kandugan' karya F. Rene Van de Carr, M.D. dan Marc Lehrer, Ph.D. dijelaskan, wanita yang meningkatkan konsumsi makanan tertentu sebelum hamil dapat mempengaruhi kemungkinan mengandung anak laki-laki atau perempuan.

Rene Van de Carr dan rekannya pun menyarankan Anda para wanita mengiktui saran dari Stolkowski. Psikolog asal Prancis itu dikenal sebagai salah satu penemu diet untuk menentukan jenis kelamin bayi.

Hanya saja, perlu Anda catat, belum tentu juga dengan mengikuti petunjuk Stolkowski ini, keinginan Anda memiliki anak laki-laki tercapai. Tapi bagi Anda yang ingin mencoba, berikut ini makanan-makanan yang bisa dikonsumsi untuk memiliki anak laki-laki. Konsumsi makanan-makanan berikut ini setidaknya tiga bulan sebelum kehamilan.

Stolkowski menyarankan sebaiknya wanita makan makanan yang kaya akan sodium dan potasium. Apa saja makanan yang mengandung sodium? Sodium banyak terkandung dalam berbagai makanan kecuali buah. Makanan-makanan tersebut di antaranya: garam meja, daging asap (corned beef), makanan laut (terutama tuna) dan telur.

Sementara makanan yang mengandung potasium tinggi adalah: buncis, kentang putih panggang, jamur, daun bit, bayam, selai kacang, belewah, melon, pepaya dan aprikot.

Selain dengan mengonsumsi makanan-makanan di atas. Anda juga bisa melakukan beberapa teknik, seperti:

Dengan cara-cara modern, memilih jenis kelamin bayi sebenarnya bisa dilakukan. Namun cara tersebut tentu akan memakan banyak biaya.

Untungnya ada beberapa cara natural yang dipercaya bisa dilakukan untuk menentukan jenis kelamin bayi. Dilansir planbabygender, ada tiga metode populer yang terbukti bisa membuat seorang wanita hamil bayi laki-laki.

Sebelum membahas lebih jauh, Anda perlu memahami dulu bagaimana sperma bekerja sehingga bisa menghasilkan bayi laki-laki. Agar nantinya sel telur yang dibuahi sperma menjadi bayi laki-laki, sel telur harus dibuahi oleh kromosom Y yang ada di sperma.

Perlu diketahui kromosom Y berenang dengan cepat sehingga bisa mencapai sel telur lebih dulu ketimbang kromosom X (gen untuk bayi perempuan). Namun kromosom Y meskipun cepat sampai, dia lebih rentan mati. Sehingga kromosom Y ini harus dijaga agar tidak masuk ke area Mrs V yang asam.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengontrol tingkat keasaman atau PH Miss V. Kenapa? Karena kromosom Y mudah mati jika berada dalam kondisi yang terlalu asam. Oleh karena itu, kondisi keasaman Miss V harus dijaga sehingga kromosom Y bisa hidup lebih lama.

Bagaimana caranya? Berikut ini tiga metode yang direkomendasikan:

1. Metode pertama, saat bercinta dengan pasangan, Anda harus mendapatkan orgasme. Beberapa penelitian membuktikan orgasme bisa menciptakan efek biologi di dalam Mrs V sehingga menjadi tempat yang ideal untuk kromosom Y bertahan.

Menurut Dr. Landrum Shettles, pakar yang populer lewat bukunya 'How to Choose the Sex of Your Baby', orgasme pada wanita juga bisa membantu sperma mendekati sel telur.

2. Cara kedua untuk mendapatkan bayi laki-laki adalah dengan mengubah tingkat keasaman di Mrs V dengan mengonsumsi makanan tertentu. Makanan yang harus banyak dimakan di antaranya adalah apel, pisang dan lobak. Sedangkan makanan yang sebaiknya dikurangi atau bahkan dihindari adalah segala jenis daging merah.

Untuk pasangan Anda, dia juga harus makan makanan tertentu. Makanan yang sebaiknya banyak dikonsumsi adalah daging merah dan seafood.

3. Teknik ketiga agar Anda dan pasangan mendapatkan bayi laki-laki adalah pria harus melakukan penetrasi yang dalam saat bercinta. Kedalaman penetrasi ini nantinya bisa membantu sperma semakin dekat ke sel telur.

Selain tiga metode di atas, cara lain yang juga bisa membantu seperti disarankan oleh Dr. Landrum Shettles adalah:

1. Pahami siklus menstruasi sehingga bisa menentukan dengan tepat kapan masa subur Anda. Setelah mengetahui kapan masa subur tersebut, Anda bisa tahu kapan harus bercinta.
2. Pasangan Anda sebaiknya tidak mengalami ejakulasi 4-5 hari sebelum masa subur Anda.
3. Bercintalah dengan posisi yang bisa membuat sperma berenang sedekat mungkin ke sel telur. Posisi yang disarankan adalah pria di atas sehingga kromosom Y bisa cepat sampai ke sel telur.
4. Bercintalah di malam hari dan usahakan pasangan Anda dululah yang mencapai orgasme.



img 
Sekarang, ini dia daftar makanan yang baik dikonsumsi jika ingin bayi perempuan.

Bagi yang mengharapkan punya anak perempuan, penelitian dari Dr. Joseph Stolkowski bisa jadi cara untuk membantu Anda. Dalam buku 'Cara Baru Mendidik Anak Sejak dalam Kandungan' karya F. Rene Van de Carr, M.D. dan Marc Lehrer, Ph.D. dijelaskan, wanita yang meningkatkan konsumsi makanan tertentu sebelum hamil dapat mempengaruhi kemungkinan mengandung anak laki-laki atau perempuan.

Rene Van de Carr dan rekannya pun menyarankan Anda para wanita mengikuti saran dari Stolkowski. Psikolog asal Prancis itu dikenal sebagai salah satu penemu diet untuk menentukan jenis kelamin bayi.

Hanya saja, perlu Anda catat, belum tentu juga dengan mengikuti petunjuk Stolkowski ini, keinginan Anda memiliki anak perempuan tercapai. Tapi bagi Anda yang ingin mencoba, berikut ini makanan-makanan yang bisa dikonsumsi untuk memiliki anak perempuan.

Wanita yang makan dengan diet tinggi kalsium dan magnesium lebih memungkinkan untuk mendapatkan anak perempuan. Apa saja makanan yang mengandung kalsium tinggi? Makanan-makanan tersebut di antaranya, susu dan produk olahannya, sarden, remis, kerang hijau, sayur-sayuran hijau (kangkung atau bayam), sawi hijau dan brokoli.

Sedangkan makanan yang mengandung magnesium tinggi di antaranya: sereal, kacang-kacangan, daging, susu, sayuran hijau dan kacang polong. Semua makanan ini sebaiknya dikonsumsi tiga bulan sebelum kehamilan.

Selain mengonsumsi makanan-makanan di atas, Anda juga bisa mencoba beberapa teknik lain. Teknik yang dapat dicoba jika ingin hamil anak perempuan seperti:

Menurut penulis buku 'Choose Sex of Baby' Shannon Courtney ada tiga teknik yang bisa dilakukan. Seperti dikutip dari planbabygender, sudah ada ribuan pasangan yang mencoba teknik ini dan kemungkinan berhasilnya 94%.

1. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengetahui kapan masa subur Anda. Poin pertama ini penting diketahui karena Anda dan pasangan harus bercinta beberapa hari sebelum masa subur jika ingin memiliki bayi perempuan.

Kenapa? Penyebabnya karena perbedaan kemampuan bertahan sperma untuk bayi laki-laki (kromosom Y) dan perempuan (kromosom X). Sperma yang mengandung kromosom X berenang lebih lambat namun mereka bisa bertahan hidup lebih lama. Sedangkan kromosom Y berenang cepat, tapi cepat mati.

Dengan melakukan hubungan intim 3-4 hari sebelum masa subur, sperma yang mengandung kromosom Y, tidak akan bertahan hidup lama. Jadi saat masa subur berlangsung, kemungkinan untuk sperma kromosom X (perempuan) mencapai sel terus lebih besar.

2. teknik kedua adalah dengan mengontrol tingkat keasaman Mrs V. Seperti dibahas sebelumnya, sperma yang mengandung kromosom Y tidak mampu bertahan lama. Apabila berada dalam lingkungan yang asam, sperma tersebut akan semakin cepat mati. Hal ini pun membuat sperma kromosom X lebih bisa mencapai sel telur lebih dulu.

3. teknik ketiga adalah saat bercinta pasangan jangan melakukan penetrasi yang terlalu dalam. Hal ini karena sperma dengan kromosom X lebih bisa bertahan hidup meski berenangnya lebih lama dari kromosom Y. Jadi penetrasi yang dalam agar sperma lebih cepat sampai tidak perlu dilakukan.

Selain tiga cara di atas, ada teknik lainnya yang juga perlu dilakukan jika Anda ingin memiliki bayi perempuan, seperti dikutip pregnancy:

1. Mulai mengonsumsi makanan tertentu untuk mengontrol tingkat keasaman Miss V. Untuk Anda, makanan yang sebaiknya di makan adalah daging merah dan seafood. Sedangkan pasangan, mulailah makan sayur-sayuran.
2. Bercintalah di siang atau sore hari.
3. Sebaiknya Anda yang mendapatkan orgasme lebih dulu saat bercinta.
4. Bercinta dilakukan dengan posisi woman on top, bisa dilakukan sambil duduk atau berbaring.

Sumber: wolipop (Eny Kartikawati)

ASI Bikin Anak Tak Mudah Marah


img 
Ternyata memberikan air susu ibu (ASI) memang memiliki banyak manfaat baik bagi bayi maupun ibu yang menyusui. Salah satunya adalah ASI bisa membuat anak nantinya tidak gampang marah.

Hasil studi terbaru menemukan bayi yang menyusu atau mendapatkan ASI cenderung lebih bisa menahan diri dan tidak lekas marah dibanding dengan bayi yang mendapatkan susu botol atau formula.

Para ilmuwan percaya bahwa pelukan hangat yang diterima bayi ketika ia menyusui akan membuatnya memiliki watak lebih halus dan menghindari permusuhan di kemudian harinya.

Studi ini diikuti sekitar 2.000 orang selama 24 tahun dan mendapatkan partisipan yang tidak mendapat ASI cenderung memiliki tingkat permusuhan terutama sinisme lebih tinggi ketika ia beranjak dewasa.

"Penelitian berbasis populasi ini menunjukkan bahwa menyusui mungkin memiliki efek jangka panjang terhadap sikap atau karakter yang dimiliki seseorang ketika dewasa," ujar Dr Paivi Merjonen dari University of Turku di Finlandia, seperti dikutip dari MedIndia, Rabu (15/2/2012).

Hasil studi yang dipublikasikan dalam Journal of Psycho-therapy and Psychosomatics juga menunjukkan jika bayi diberi ASI hingga 1 tahun lebih maka risiko permusuhannya akan jauh lebih rendah.

Sementara itu dalam studi lain diketahui saat bayi diberi ASI, maka tubuh bayi tersebut akan mendapat serotonin yaitu zat antistres yang banyak dibentuk dalam 2 tahun pertama kehidupan si bayi.

Zat antistres ini akan masuk ke dalam tubuhnya yang membuat anak menjadi tidak mudah marah, menghindari stres dan depresi serta mengurangi kemungkinan terkena gangguan mental saat dewasa nanti.

Sumber : detik,com

6 Perlengkapan Wajib Dimiliki Ibu Baru

Mempunyai anak merupakan kebahagiaan tersendiri yang tak ternilai, terkadang begitu mendengar istri kita hamil rasnya ingin semua perlengkapan bayi yang ada ditoko tersebut kita beli semuanya untuk persiapan jika ia lahir kelak. Namun, kita juga perlu ingat bahwa perlengkapan bayi itu ada batas masa pakainya. Begitu bayi telah bertumbuh besar, barang itu tidak lagi dipakai (kecuali Anda berencana memiliki anak lagi). Karenanya, sebaiknya Anda merencanakan dulu apa akan dibeli, agar tidak memboroskan anggaran. berikut ini adalah delapan perlengkapan yang tidak boleh dilupakan saat berbelanja.

1. Tempat tidur bayi
Jika Anda ingin tempat tidur model klasik, carilah yang kerangka tempat tidurnya kokoh, sehingga tidak mudah terbalik. Jangan lupakan juga perlengkapan tambahan seperti bantal, guling, dan selimut.

2. Popok sekali pakai (diaper)
Belilah dalam stok yang banyak dan cari merek yang cocok dengan bayi Anda.

3. Botol susu dan pompa ASI
Jika Anda berencana akan kembali bekerja sambil tetap memberikan ASI eksklusif bagi bayi, belilah pompa ASI yang berkualitas baik. Pilihannya adalah yang elektrik sehingga bisa memerah ASI dari dua payudara sekaligus, atau pompa manual yang lebih menyita waktu. Lengkapi juga dengan botol susu dan dot yang sesuai. Menurut Jay Gordon, MD, dokter spesialis anak dari Santa Monica, saat memilih dot Anda perlu memerhatikan agar dapat membuat susu mengalir dengan lancar.
"Ini lebih penting daripada memilih bentuk botol susunya," kata Gordon. Dot dari karet lebih lunak dan fleksibel dibandingkan dengan silikon, namun Anda perlu sering menggantinya karena dalam waktu singkat dot karet akan mudah berubah bentuk.

4. Gendongan bayi (carrier)
Gendongan ini dibutuhkan apabila Anda sering mengajaknya berjalan-jalan, namun tidak bisa membawa kereta dorong. Anda bisa mencari gendongan yang dapat dipakai di depan maupun belakang. Pilih yang memiliki tali bahu tebal, kokoh, dan gespernya mudah dibuka. Jika terdapat penyokong kepala untuk bayi, akan lebih baik lagi.

5. Peralatan kesehatan
Pastikan Anda memiliki kotak obat khusus untuk bayi, yang berisi termometer digital, penyedot hidung, gunting kuku bayi, alat tetes obat dan sendok obat, masing-masing disimpan dalam plastik bersih.

6. Bak mandi
Pilih bak mandi yang memungkinkan bayi dibaringkan tanpa tergelincir dari tangan, lalu lengkapi juga dengan spons mandi yang lembut dan sabun.


Sumber: Fit Pregnancy

Panduan Makan Bagi Ibu Hamil Vegetarian


img 

Adelia Ratnadita - detikHealth


Jakarta, Wanita hamil vegetarian bisa dengan aman mengonsumsi makanan vegetarian selama kehamilan jika mengambil tindakan tertentu. Banyak wanita vegetarian khawatir tentang efek diet yang mungkin terjadi pada bayi selama kehamilan. Namun, dengan perencanaan makan yang hati-hati, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

"Diet vegetarian selama kehamilan dapat memberikan ibu dan bayi dengan semua nutrisi yang tepat yang mereka butuhkan," kata Rachele Dependahl, RD, seorang ahli diet di Cedars-Sinai Medical Group di Beverly Hills, California seperti dilansir dari EverydayHealth, Selasa (21/2/2012).

Ada aspek positif untuk mempertahankan diet vegetarian selama kehamilan. Menjadi vegetarian dapat membantu menjaga kerusakan gigi, yang merupakan masalah yang umum selama kehamilan. Selain itu, diet vegetarian secara umum, menurunkan resiko dari kondisi berikut:

1. Kegemukan
2. Hipertensi
3. Sembelit
4. Penyakit jantung
5. Diabetes tipe 2
6. Kanker
7. Batu empedu

Kelebihan lainnya untuk menjadi vegetarian, adalah bahwa kebanyakan wanita vegetarian makan junk food lebih sedikit dan mengonsumsi makanan yang lebih bergizi. Mempertahankan diet vegetarian selama kehamilan dapat menjadi pilihan yang sehat.

"Mungkin butuh lebih banyak pekerjaan dan perencanaan makan yang efektif untuk mengikuti diet vegetarian yang sehat selama kehamilan. Secara umum, vegetarian semakin sulitnya untuk memenuhi kebutuhan gizi." Namun, suplemen makanan mungkin dapat mengisi kekurangan nutrisi," kata Martha K. Grodrian, RD, ahli nutrisi di Good Samaritan Hospital, Dayton, Ohio.

Seorang vegetarian lacto ovo bisa mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk kehamilan yang sehat melalui makanan dan suplemen multivitamin atau mineral. Vegetarian lacto ovo yaitu orang yang juga makan susu dan telur.

Vegan A, yaitu yang menghindari semua produk hewani, perlu mengambil suplemen vitamin B12 dan zat besi dan mungkin perlu untuk mengonsumsi kalsium, seng, dan vitamin D. Pedoman gizi untuk wanita hamil vegetarian adalah sama seperti untuk wanita non vegetarian yang sedang hamil.

"Semua wanita hamil membutuhkan zat besi tambahan, kalsium, folat, asam lemak esensial seperti DHA, seng, protein," kata Grodrian.

Secara khusus, wanita hamil vegetarian harus mengkonsumsi makanan berikut:

1. Sekitar 6-11 porsi roti, nasi sereal, dan pasta (memilih gandum bila mungkin) per hari.
2. Sekitar 4-5 porsi sayuran per hari.
3. Sekitar 4 atau lebih porsi buah perhari.
4. Sekitar 8 porsi susu atau alternatif susu, misalnya 1 cangkir kacang merah yang dimasak sebagai alternatif susu.
5. Sekitar 3-4 porsi kacang-kacangan atau alternatif kacang.
6. Sekitar 2 porsi asam lemak omega 3 untuk DHA, yang ditemukan dalam minyak biji rami, kenari, tahu, dan telur yang diperkaya omega 3.

Lemak, permen, dan junk food harus diminimalkan, dan wanita hamil harus berhati-hati untuk menghindari makanan berikut:

1. Keju lunak yang tidak dipasteurisasi, seperti brie dan feta.
2. Susu yang tidak dipasteurisasi.
3. Sayur-sayuran, kecambah segar, serta jus buah dan sayuran yang tidak dipasteurisasi, yang dapat berisi bakteri seperti E. coli dan salmonella.

Susu atau keju yang tidak dipasteurisasi dapat membawa risiko listeriosis suatu penyakit yang dibawa makanan yang disebabkan oleh bakteri. Meskipun mungkin diperlukan sedikit usaha, mengikuti diet vegetarian saat hamil juga dapat menyehatkan.

Yang Bikin Janin Tumbuh Cerdas

Siapa yang tak ingin memiliki anak yang cerdas? Hanya karena Anda tidak tamat kuliah karena memilih untuk bekerja, misalnya, tidak berarti Anda tidak bisa mempunyai anak yang pintar. Yang penting, anak mendapat stimulasi yang baik sejak masih di dalam kandungan.
Menurut dr Tri Yuniarti, SpOG, spesialis obstetri dan ginekologi dari RS Yadika, Jakarta, ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat kecerdasan anak, antara lain:


1. Genetik
Salah satu faktor yang menjadi penentu kecerdasan janin adalah faktor genetik dari orangtua. "Orangtua yang pintar biasanya akan memiliki anak yang cerdas, karena genetik memiliki kontribusi yang paling besar dalam pengaruh kecerdasan janin,"
ungkap Tri dalam talkshow "Rahasia Ibu Hamil Sehat & Janin Sehat dan Cerdas" yang diadakan Tabloid Nakita, beberapa waktu lalu.

2. Kecukupan gizi

Faktor lain yang sangat berpengaruh adalah gizi yang cukup selama masa kehamilan. "Kesadaran orangtua akan pentingnya asupan gizi yang cukup sangat berpengaruh pada perkembangan otak anak, dan membuat anak menjadi cerdas," tukasnya. Asupan yang sangat berpengaruh untuk kecerdasan anak adalah asam folat, omega-3, dan berbagai vitamin lainnya. Kebutuhan gizi ini bisa diperoleh dari bahan makanan seperti kacang-kacangan, buah, dan sayur.

Asupan ini sangat diperlukan terutama pada trimester pertama, karena saat inilah perkembangan otak anak
terjadi. Sayangnya, meski sudah banyak menyantap makanan sehat ini, kadang-kadang ibu masih kekurangan vitamin dan mineral yang dibutuhkan. Hal ini disebabkan rusaknya zat-zat gizi tersebut akibat kesalahan dalam pengolahan makanan. "Sebagai alternatifnya, ibu hamil sebaiknya mengonsumsi suplemen yang mengandung AHA dan DHA," ujarnya.

3. Stimulasi musik
Banyak yang meyakini, musik bisa membantu merangsang kecerdasan anak. Anda tidak harus membatasi diri dengan mendengarkan musik klasik saja. Semua jenis musik ternyata bisa digunakan untuk menstimulasi kecerdasan anak, dan bisa dilakukan sejak masa kehamilan 24 minggu. "Stimulasi musik bisa membuat anak memiliki daya ingat yang lebih baik ketika dewasa," tukasnya.


Sumber : KOMPAS

Bayi Dapat Lebih Pintar dari yang Dibayangkan


img

Adelia Ratnadita - detikHealth
Jakarta, Meskipun tampaknya bayi belum dapat berbicara dengan jelas atau menirukan sebuah kata. Namun, bayi dapat memahami banyak kata lebih cepat dari yang diperkirakan. Hal tersebut berdasarkan hasil sebuah studi baru.

"Bayi yang berumur 6-9-bulan biasanya belajar arti dari kata-kata untuk makanan tertentu dan bagian tubuh melalui paparan bahasa sehari-hari dari orang-orang sekitarnya. Kebanyakan psikolog tidak berpikir jenis pemahaman kata yang mungkin dipahami oleh anak dengan usia kurang dari 1 tahun," kata peneliti dari University of Pennsylvania.

"Saya pikir itu mengejutkan dalam arti bahwa anak-anak pada usia tersebut mayoritas belum dapat berkata apa-apa, belum dapat menunjuk, dan belum dapat berjalan. Tetapi sebenarnya anak-anak pada usia tersebut, seringkali memperhatikan dan menyimpan pemahaman banyak kata yang sering didengar dalam keseharian," kata Elika Bergelson, seorang mahasiswa doktor di Penn's department of psychology seperti dilansir dari EverydayHealth, Kamis (16/2/2012).

Dalam melakukan penelitian, peneliti melibatkan 33 bayi dengan usia antara 6-9 bulan. Bayi-bayi tersebut melihat layar dengan gambar sebuah makanan dan bagian tubuh saat duduk dengan orang tuanya. Orang tua diberi frase untuk mengatakan kepada anak, meminta bayi-bayi tersebut untuk menemukan benda yang sesuai pada gambar.

Perangkat yang dapat digunakan untuk pelacak mata mengungkapkan tanggapan bayi dengan frase-frase yang diberikan. Dalam tes kedua, anak-anak melalui proses yang sama tetapi melihat gambar adegan makanan khas dan manusia seutuhnya, bukan hanya bagian tubuh.

Setelah mempertimbangkan kemungkinan alasan untuk kesalahan atau gangguan di antara bayi, para peneliti membandingkan tanggapan dari bayi yang berusia 6-9 bulan dengan 50 bayi lainnya yang berusia 10-20 bulan.

Pada kedua tes, para peneliti menemukan pada bayi yang berusia 6-9-bulan tampak lebih sering memperhatikan pada gambar yang bernama daripada gambar lainnya. Para peneliti berpendapat ini adalah tanda bahwa bayi-bayi tersebut tahu arti kata itu.

"Sebelumnya telah diberikan demonstrasi beberapa pemahaman frase, yang melibatkan kata-kata seperti mama dan papa. Penelitian ini berbeda dari pemahaman kata-kata yang lebih umum, namun kata-kata yang merujuk kepada kategori," kata Daniel Swingley, seorang profesor di departemen psikologi.

"Bayi pada usia 8-9 bulan dalam pemahaman bahasa tidak lebih baik dari bayi yang berusia 6-7 bulan. Tidak ada peningkatan yang signifikan yang terlihat hingga anak-anak mencapai usia sekitar 14 bulan," kata para peneliti.

"Saya pikir studi ini menyajikan pesan yang bagus untuk orang tua. Bahwa orang tua dapat berbicara dengan bayi dan bayi akan memahami sedikit dari apa yang dikatakan. Bayi memang tidak akan memberikan jawaban, tetapi dapat memahami beberapa hal. Dan semakin banyak bayi mengetahui kata-kata, semakin dapat membangun kalimat dari kata-kata yang telah diketahui," kata prof. Swingley.

Hasil penelitian tersebut telah diterbitkan secara online dalam Prosiding National Academy of Sciences.

5 Makanan yang Sebaiknya Dikurangi Sebelum & Selama Hamil


img 

Eny Kartikawati - wolipop


Jakarta - Saat hamil, ibu sebaiknya membatasi konsumsi makanan tertentu. Pembatasan makanan ini perlu dilakukan agar bayi lahir dalam keadaan sehat.

Membatasi konsumsi makanan tertentu ini kalau memang memungkinkan dilakukan tiga sampai enam bulan sebelum hamil. Selama kehamilan ibu pun harus konsisten melakukannya agar janin mendapatkan gizi yang baik.

Berikut ini makanan yang sebaiknya dibatasi sebelum dan selama hamil, seperti disarankan dalam buku 'Cara Baru Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan' karya F. Rene Van de Carr, M.D. dan Marc Lehrer, Ph.D.:

1. Jumlah Garam
Memang mengurangi garam tidak dianjurkan. Hanya saja sebaiknya ibu hamil mencoba terlebih dahulu makanan sebelum diberi garam untuk melihat apakah perlu membubuhkan garam sebanyak biasanya atau tidak. Konsultasikan dengan dokter tentang jumlah garam yang ibu perlukan.

2. Kafein
Banyak produk minuman yang mengandung kafein. Misalnya, teh, kopi dan cokelat. Sebaiknya ibu membaca dulu kandungan minuman dan makanan pada kemasan sebelum mengonsumsinya.

Penelitian menunjukkan mengonsumsi dua cangkir kopi per hari tidak merugikan terhadap kehamilan dan angka keguguran.

3. Gula & Antacid
Permen atau antacid yang ibu makan untuk mengatasi mual mungkin justru akan memperburuk rasa mual tersebut. Sebaiknya gantilah makanan-makanan tersebut dengan buah-buahan asam seperti jeruk atau strawberry. Selain lebih segar dan tanpa pengawet, buah-buahan dapat ditoleransi lebih baik oleh sistem pencernaan ibu.

4. Sakarin
Jangan mengonsumsi produk-produk yang mengandung sakarin. Peringatan tercantum pada produk-produk sakarin yang dicurigai dapat menyebabkan kanker. Pengaruh sakarin pada janin memang belum diketahui sepenuhnya. Namun ibu bisa bertanya pada dokter tentang pengaruh sakarain ini pada kehamilan.

5. Obat
Ibu sebaiknya menghentikan konsumsi obat-obatan yang tidak perlu. Obat-obatan dapat menembus aliran darah dan menuju otak. Obat-obatan tersebut tentunya juga mempengaruhi otak dan perkembangan saraf bayi.

Obat-obatan herbal seperti jamu, juga perlu ibu waspadai. Sekalipun tujuannya baik, tetap saja zat-zat itu adalah obat yang sebagian di antaranya mungkin mempunyai efek membahayakan bagi bayi yang sedang berkembang.

Penting untuk dipahami, bayi yang sedang berkembang di rahim sangatlah kecil dibandingkan dengan berat badan ibu. Terkadang seiring dengan semakin mudahnya memperoleh obat-obatan, ibu telah kehilangan kepekaan terhadap kekuatan kerja obat-obat ini di dalam tubuhl. Jadi obat mungkin hanya sedikit pengaruhnya pada ibu, tapi pada janin mungkin punya pengaruh jauh lebih berat karena dia belum memiliki berat badan cukup untuk menerima zat-zat tersebut. Sebaiknya berkonsultasilah pada dokter sebelum mengonsumsi berbagai obat-obatan.

Cara Atasi Kram Kaki yang Ganggu Tidur Ibu Hamil


img 

Eny Kartikawati - wolipop

Jakarta - Kram kaki merupakan salah satu masalah yang membuat ibu hamil sulit tidur. Kram kaki ini dapat terjadi di waktu kapanpun, namun biasanya lebih sering muncul di malam hari.

Kram kaki pada ibu hamil terjadi karena kelelahan otot di daerah kaki yang harus menahan berat tubuh. Saat tubuh wanita hamil semakin bertambah beratnya, otot kaki pun akan semakin lelah. Selain itu, kram juga bisa timbul karena aliran darah dari kaki yang tidak lancar akibat pembesaran rahim.

Kram kaki ini bisa mulai dialami ibu hamil saat kehamilannya memasuki trimester kedua. Masalah kram itu akan semakin sering terjadi seiring semakin besarnya janin.

Bagaimana cara mengatasi kram kaki ini? Seperti dikutip dari Baby Center, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan:

1. Hindari duduk atau berdiri dengan kaki disilangkan dalam jangka waktu lama.
2. Jangan lupa melakukan peregangan otot betis saat menjalankan aktivitas dan beberapa kali sebelum Anda pergi tidur.
3. Pakai sepatu atau sandal yang nyaman dan tidak sempit sehingga bisa membuat kaki ibu bergerak bebas.
4. Putar-putar pergelangan kaki dan goyangkan ibu jari saat duduk. Misalnya ketika makan malam atau menonton televisi.
5. Lakukan olahraga berjalan kaki setiap hari, setidaknya 10-15 menit.
6. Usahakan jangan terlalu lelah. Istirahat lah dengan membaringkan tubuh ke kiri untuk memperlancar aliran darah ke kaki.
7. Banyak minum air putih agar Anda tidak dehidrasi.
8. Mandi air hangat sebelum tidur untuk melemaskan otot-otot tubuh.
9. Konsumsi suplemen yang mengandung potassium dan magnesium untuk mencegah kaki kram. Sebelum mengonsumsi suplemen ini, Anda sebaiknya berkonsultasi dulu ke dokter kandungan.
10. Jika kram terjadi saat tidur, cobalah pijat kaki atau rendam kaki di air hangat. Bangun dari tempat tidur dan berjalan-jalan selama beberapa menit juga bisa membantu mengatasi kram tersebut.

Cara Memandikan Bayi yang Baru Lahir


img 

Eny Kartikawati - wolipop


Jakarta - Bagi para ibu baru, memandikan bayi baru lahir tidaklah semudah yang dibayangkan. Ibu perlu berhati-hati agar bayi tetap merasa nyaman dan tidak rewel selama mandi. Bagaimana caranya?

Berikut ini tips memandikan bayi yang baru dilahirkan, seperti dikutip dari Baby Center:

1. Mandikan bayi di ruangan yang hangat. Usahakan bak mandi bayi ditaruh di tempat yang permukaannya bersih, kering dan aman bagi si kecil.

2. Pastikan bayi Anda sudah kenyang dan tenang sebelum dimandikan. Pilih waktu mandi saat bayi terlihat rileks.

3. Tes dulu kondisi air yang akan digunakan bayi mandi dengan lengan atau siku Anda. Air mandinya harus hangat dan nyaman untuk bayi.

4. Jika Anda belum terlalu percaya diri memandikan bayi dengan bak mandi, Anda bisa menaruh bayi di atas permukaan yang datar. Terlebih dulu, taruh dulu handuk di atas permukaan datar tersebut. Jangan pernah meninggalkan bayi untuk alasan apapun selama bayi mandi.

5. Lepaskan pakaian bayi dan sebaiknya saat memandikan gunakan waslap atau spons mandi yang lembut selama tali pusar bayi belum lepas.

6. Untuk membersihkan mata bayi, celupkan kapas ke dalam mangkuk air bersih dan hangat. Jangan gunakan sabun. Gunakan kapas baru untuk membersihkan mata bayi yang satunya.

7. Untuk bagian tubuh lainnya, basuh waslap ke badan bayi dengan pelan dan lembut. Mulai dari wajah, belakang telinga dan lehernya lalu turun ke tubuhnya, tangan dan kakinya.

8. Jika ingin mengeramasi bayi, gendong bayi di lengan ibu. Gunakan waslap untuk membasahi rambutnya secara lembut dan bilas dengan hati-hati agar busa shampo tidak masuk ke mata bayi. Perlu diingat, bayi tidak perlu keramas setiap hari, cukup 1-2 minggu sekali.

9. Dengan waslap yang bersih, bersihkan pantat bayi dari depan ke belakang.

10. Setelah selesai mandi, angkat bayi perlahan-lahan dari bak dan letakkan di atas handuk yang kering dan bersih. Lalu dengan handuk usap seluruh badan bayi sampai benar-benar kering. Usahakan bayi merasa hangat dan kering.

Jangan Berhubungan Sex Kalau.........


KOMPAS.com - Libur berhubungan intim saat hamil? Nanti dulu, sebaiknya jangan stop sama sekali. Hubungan seksual, baik sedang hamil atau tidak, merupakan salah satu bagian penting sebagai ungkapan sayang, aman, kebersamaan, dan kedekatan antara suami-istri. Selama kondisi kehamilan Anda sehat, hubungan seksual tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kesehatan janin.
Memang, tak semua ibu hamil bisa berhubungan intim dengan dengan bebas. Berdasarkan pemeriksaan dokter, ada beberapa keadaan yang membuat Anda dan suami terpaksa libur berhubungan intim. Ini perlu dipatuhi mengingat jika dipaksakan akan membahayakan ibu dan janinnya. Berikut beberapa kondisi yang harus diperhatikan:
Mulut rahim cenderung terbuka (inkompetensi serviks). Kondisi rahim yang bagus berbentuk T. Meski begitu, saat hamil bentuknya bisa berubah menjadi seperti huruf Y, V, lalu akhirnya U. Jika berbentuk U, maka janin bisa begitu saja meluncur keluar, rawan keguguran, atau lahir prematur. Pada kondisi ini, hubungan intim tidak dianjurkan karena sangat membahayakan kondisi rahim dan janin. Setidaknya, sampai dokter mengizinkan, setelah sebelumnya mungkin dilakukan operasi kecil untuk "mengikat" rahim, yang kemudian baru akan dibuka menjelang persalinan.
Pecah ketuban. Berhubungan intim pun dilarang ketika Anda mengalami pecah ketuban. Ditandai dengan adanya cairan yang merembes keluar melalui vagina. Ini menunjukkan, perlindungan janin ikut bocor, sehingga kuman mudah masuk, lalu menginfeksi janin. Pada kondisi ini, aktivitas seksual rentan sekali dengan invasi kuman dari area vagina ke dalam rahim.
Plasenta previa. Plasenta yang letaknya rendah atau di bawah menutup sebagian atau seluruh jalan lahir. Hubungan seks bisa memicu perdarahan yang dapat membahayakan jiwa ibu dan janinnya. Jangankan berhubungan seks, tak berhubungan pun perdarahan sangat mungkin terjadi. Itulah mengapa, jika ada gangguan ini, hubungan seks dilarang dilakukan sampai dokter mengizinkan setelah sebelumnya melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Rawan keguguran/persalinan prematur. Ada ibu yang kehamilannya sangat lemah, mudah keguguran, atau lahir prematur. Ada rangsangan sedikit saja, janin bisa gugur atau lahir prematur. Biasanya dialami ibu yang memiliki "rahim lemah" dengan riwayat keguguran dan persalinan prematur sebelumnya. Hindari berhubungan intim sampai dokter memberi "lampu hijau".
Perdarahan per vaginam. Tanpa diketahui penyebabnya, kadang-kadang terjadi perdarahan. Sebaiknya tunda berhubungan intim sampai keadaan aman karena dikhawatirkan tengah terjadi proses keguguran. Anda harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan segera.
Serviks pendek/tipis. Beberapa perempuan memiliki serviks pendek atau tipis, kurang dari 2,5 cm. Penyebabnya hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun yang jelas, hal ini sangat membahayakan kehamilan yang sewaktu-waktu bisa mengalami perdarahan atau keguguran. Jika di trimester kedua, tepatnya 16-20 minggu, panjang serviks kurang dari 2,5 cm, maka akan dilakukan "pengikatan" mulut rahim supaya bisa terus melangsungkan proses kehamilan.
Penyakit menular seksual (PMS). Jika suami mengidap penyakit menular seksual, seperti gonore, sifilis, atau bahkan HIV/AIDS, maka hubungan seksual sangat tidak dianjurkan. Risikonya sangat berbahaya, penyakit dapat menular ke ibu sehingga meningkatkan risiko keguguran atau lahir prematur, juga dapat menginfeksi janin dan dikhawatirkan terjadi kecacatan pertumbuhan.
Nah, jika pada Anda dan suami tidak terdapat hambatan seperti yang disebutkan barusan, maka jangan ragu untuk melakukan kesenangan intim. Malah, di hari-hari menjelang tanggal perkiraan persalinan, hubungan seks semakin dianjurkan bagi ibu yang akan melahirkan normal. Sperma ternyata membawa hormon prostaglandin yang dapat membantu Anda mengalami kontraksi teratur agar bayi dapat lahir pada waktunya.
Narasumber: Dr Stephen Mandang, SpOG, M.BiomedSc., dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta

(Tabloid Nakita/Irfan Hasuki)

Artikel Terkait:

Bayi ASI Miliki IQ Lebih Tinggi dari Bayi Susu Botol


img 

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Jakarta, Satu lagi bukti pentingnya ASI eksklusif bagi kesehatan anak, yaitu ASI menyebabkan anak menjadi lebih pintar. Anak-anak yang sewaktu bayi diberi ASI lebih dari enam bulan mendapat rata-rata skor IQ (Intelligence Quotient) 3,8 poin lebih tinggi dari anak yang mendapat susu dari botol.

Pakar epidemologi kedokteran Wieslaw Jedrychowski dan rekannya mengamati 468 orang bayi yang lahir dari ibu bukan perokok. Anak-anak tersebut diberi tes sebanyak lima kali dengan interval yang teratur sejak bayi sampai usia prasekolah.

Hasilnya, anak-anak prasekolah yang diberi ASI mendapat skor IQ lebih tinggi daripada anak yang diberi susu botol.

Skor IQ yang diperoleh berbanding lurus dengan berapa lama bayi mendapat ASI. Skor IQ lebih tinggi 2,1 poin pada anak-anak yang disusui selama tiga bulan, 2,6 poin lebih tinggi ketika disusui selama empat sampai enam bulan, dan 3,8 poin lebih tinggi pada anak yang disusui lebih dari enam bulan.

Penelitian ini menegaskan pengamatan yang pernah dilaporkan 70 tahun lalu oleh Carolyn Hoefer dan Mattie Hardy di Journal of American Medical Association, serta banyak penelitian setelahnya.

Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi Organisasi Kesehatan Dunia untuk merekomendasikan agar semua bayi mendapat ASI eksklusif selama enam bulan pertama sejak dilahirkan.

"Bayi yang disusui dari payudara ibu tidak hanya menerima makanan, tetapi terlibat dialog biologis yang dinamis secara dua arah. Ini adalah ikatan fisik, psikologis, dan interaksi antara bayi dengan ibunya selama menyusui dan memelihara perkembangan kemampuan mental bayi," kata Tonse Raju, dokter anak dan neonatalogist (ahli bayi) di Institut Nasional Anak Kesehatan dan Pembangunan Manusia yang tidak ikut dalam penelitian.

"Saya percaya efek IQ ini dapat dijelaskan sebagian oleh interaksi yang dinamis antara ibu dengan bayi dalam proses menyusui," kata Jedrychowski menyepakati perkataan Raju seperti dikutip dari LiveSCience, Jum'at (18/11/2011).

Selama tahun pertama kehidupan, berat otak bayi bertambah hampir dua kali lipat. Sebagian besar pertambahan itu berasal dari pertumbuhan materi putih. Kecepatan transmisi impuls listrik pada serat saraf yang diselubingi lapisan mielin 50 kali lebih cepat daripada yang tidak terselubung.

Penelitian ini memberikan wawasan tentang mengapa pembentukan selubung mielin terjadi setelah kelahiran dan tidak ketika masa kanak-kanak atau remaja. Pengalaman anak usia dini mempengaruhi pembentukan mielin dan membantu perkembangan otak untuk beradaptasi terhadap lingkungan.

Percaya 8 Mitos Ibu Hamil Ini?


KOMPAS.com - Meski terdengar lucu, bahkan tak masuk akal, tapi ada ibu hamil yang memercayai sejumlah mitos terkait aktivitas ibu hamil ini. Seandainya ibu meragu dengan suatu mitos saat hamil, tak ada salahnya menanyakan langsung kepada dokter untuk memastikan sejauh mana kebenarannya. Berikut beberapa mitos yang kerap beredar di masyarakat. Dokter Didi Kusmarjadi, SpOG, dari RSUD Tanjung Uban, Provinsi Kepulauan Riau, menjelaskan fakta dari mitos tersebut.

1. Bumil suka dandan, bayi yang lahir pasti perempuan.
Kala hamil, calon ibu jadi suka dandan atau sebaliknya, sebenarnya lebih karena faktor keinginan semata. Ya, ada yang ingin tampil cantik, ada juga yang malas bersolek.Yang jelas, jenis kelamin sebenarnya ditentukan oleh kromoson sang ayah. Bila kromosom X dari sperma ayah bertemu dengan kromosom X dari sel telur ibu, maka bayi dipastikan perempuan. Namun, jika kromosom Y dari sperma ayah bertemu dengan kromosom X dari sel telur, maka bayinya laki-laki.

2. Bumil tak boleh pakai cat kuku dan mengecat rambut.
Sebenarnya nail polish tidak bisa menembus kuku, maka tak ada alasan medis untuk melarangnya. Jika hal ini membuat bumil lebih merasa cantik, silahkan saja dilakukan. Mengenai cat rambut, sebagiannya betul. Sama halnya dengan makanan, bumil sebaiknya menghindari kontak dengan bahan kimia, termasuk pewarna rambut. Namun, jika berbahan alami, tak apa.

3. Tak aman bila bumil mandi atau berendam bahkan berenang.
Tidak ada alasan medis bagi bumil untuk tak boleh menikmati mandi. Kecuali ketika ketuban sudah pecah, segera periksa ke dokter. Fakta lain, berenang merupakan olahraga aerobik yang bagus. Baik buat mempertahankan kekuatan otot tubuh secara umum.

4. Bumil makan pakai piring besar janin bisa besar. Bila pakai sendok besar, bibir bayi nantinya tak mungil.

Sebenarnya tak ada kaitannya antara makan menggunakan piring besar dengan "risiko" janin jadi besar. Mungkin yang dikhawatirkan adalah ketika bumil makan dengan piring yang lebih besar sehingga tanpa sadar porsi makannya lebih banyak. Alhasil, asupan makanan jadi berlebihan. Bila itu yang terjadi, janin mungkin jadi terlalu besar. Yang dianjurkan justru ibu mengonsumsi makanan dengan porsi sedikit tapi sering dan tanpa melupakan menu makanan bergizi seimbang.

Mengenai sendok besar akan memengaruhi bibir bayi, sebenarnya itu tak ada kaitannya juga. Bentuk bibir dan organ-organ lainnya tentu diturunkan secara genetik mengikuti ayah, ibu atau kombinasi antara keduanya.

5. Bumil angkat jemuran, janin bisa terlilit tali pusat.
Yang benar, mengangkat barang-barang berat tentu saja tak dianjurkan bagi bumil. Dikhawatirkan jika ia terlalu lelah akan memengaruhi janin dalam perutnya. Secara teori dikatakan, jika janin aktif bergerak, tali pusat akan panjang dan memberi kemungkinan untuk terlilit.

6. Berhubungan seks bisa menyakiti janin atau membuat kepala janin kotor karena terkena sperma.

Hubungan seks saat hamil tidak akan menyakiti atau membahayakan janin. Perlu diketahui, terdapat tujuh lapisan perut, rahim, ketuban dan air ketuban, sehingga janin sangat terlindungi dari guncangan. Demikian juga sperma tidak dapat masuk ke dalam dan mengenai janin karena adanya selaput ketuban. Bakteri saja yang lebih kecil tidak bisa menembusnya, apalagi sperma yang notabene ukurannya jauh lebih besar dari bakteri.

7. Menutup lubang, seperti lubang semut, dapat menyulitkan proses bersalin.
Tentu tak ada kaitannya. Secara medis, lancarkan proses melahirkan bergantung pada tiga P, yaitu power, passage, passanger. Ukuran bayi (passanger) yang tak terlalu besar sehingga bisa melalui jalan lahir (passage), tapi perlu didukung kontraksi (power) agar jalan lahir bisa dibuka.

8. Tabu bila bumil menyiapkan perlengkapan bayi jauh hari atau sebelum melahirkan.

Menyiapkan perlengkapan untuk si kecil sebenarnya perlu dilakukan sebelum lahir, supaya bumil tidak kerepotan. Boleh dengan cara mencicil. Di luar menyiapkan perlengkapan bayi, bumil dan suami juga perlu mempersiapkan dana persalinan.

(Tabloid Nakita/Hilman Hilmansyah)

Tunda Potong Tali Pusar 3 Menit Kurangi Risiko Anemia Pada Bayi


img 

Vera Farah Bararah - detikHealth
Jakarta, Tali pusar biasanya langsung dipotong ketika bayi dilahirkan. Tapi peneliti menyarankan menunggu 3 menit sebelum dipotong untuk mengurangi risiko anemia defisiensi besi pada bayi.

Para peneliti melaporkan dalam British Medical Journal (BMJ) untuk menunda penjepitan atau pemotongan tali pusar setelah bayi dilahirkan untuk mengurangi risiko bayi mengalami anemia defisiensi zat besi tanpa efek samping yang besar.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memang telah memberikan pedoman dalam pemotongan tali pusar beberapa tahun lalu, tapi tidak ada pedoman formal mengenai kapan tali pusar harus dipotong.

Secara global, sekitar seperempat anak-anak prasekolah mengalami anemia defisiensi zat besi. Hal ini adalah masalah kesehatan yang signifikan karena bisa membahayakan perkembangan otak anak akibat adanya keterlambatan perkembangan saraf.

Solusi sederhana yang diungkapkan peneliti adalah memastikan bahwa bayi mendapatkan awal kehidupan yang baik dengan memaksimalkan darah dan zat besi yang berasal dari plasenta, seperti dikutip dari BBCNews, Rabu (16/11/2011).

Berdasarkan studi yang melibatkan sekitar 400 bayi diketahui menunggu 3 menit sebelum penjepitan tali pusar pada saat kelahiran bisa meningkatkan volume darah bayi yang baru lahir sekitar sepertiganya.

Hasilnya bayi yang mengalami penundaan penjepitan tali pusar memiliki kadar zat besi yang lebih baik saat berusia 4 bulan dan jauh lebih kecil kemungkinannya menderita anemia, serta tidak ada efek kesehatan yang merugikan.

Peneliti memperkirakan setiap 1 bayi yang tertunda penjepitan tali pusarnya bisa mengurangi 1 kasus kekurangan zat besi. Tapi hal ini harus tetap mempertimbangkan standar perawatan untuk kelahiran tanpa komplik.

Tak Perlu Cemas Jika Bayi Lebih Rewel Ketika Diberi ASI


img
Putro Agus Harnowo - detikHealth
Jakarta, Perempuan yang baru memiliki momongan mungkin merasa kaget mendapati anaknya sering rewel ketika diberi ASI. Namun menurut hasil penelitian, hal itu lumrah dan tak perlu dikhawatirkan.

Para peneliti dari Medical Research Council (MRC) mengatakan bahwa sifat rewel tersebut adalah alami. Meskipun susu formula bayi mungkin mengandung lebih banyak susu dan lebih menenangkan, para peneliti menyarankan bahwa ASI tetap yang terbaik.

Di Inggris, kebanyakan ibu ingin selalu menyusui bayinya. Namun dalam beberapa bulan kemudian, jumlah ibu yang menyusui anaknya turun menjadi sepertiga. Alasan yang paling banyak diberikan para ibu ketika berhenti menyusui adalah karena ASI saja dituding tidak cukup memuaskan bayi.

Para ilmuwan MRC menduga bahwa para ibu ini nampaknya menganggap isyarat bayinya yang gampang menangis dan rewel sebagai sinyal negatif.

Lebih lanjut lagi, para peneliti menjelaskan bahwa bayi normalnya memang mudah menangis. Hal itu alami dan dilakukan untuk berkomunikasi karena kebutuhannya terhadap ibu dan bukan hal yang perlu dikhawatirkan.

"Susu botol atau susu formula mungkin lebih banyak isinya, tetapi penelitian menunjukkan bahwa bayi bisa mendapat nutrisi berlebihan dan mengalami pertambahan berat badan terlalu cepat. Bayi bisa saja menangis karena kelelahan, bukan kelaparan. Dan alasan susu formula bisa membuat bayi menjadi tenang adalah karena bayi menjadi kekenyangan," kata pemimpin penelitian, Dr. Ken Ong.

Dalam penelitian yang dilansir BBC, Jumat (13/1/2012), para peneliti memberi pertanyaan kepada lebih dari 300 orang ibu mengenai temperamen bayinya sendiri. Mereka juga diberi pertanyaan apakah mereka memberi bayinya ASI eksklusif ataukah susu botol.

Secara keseluruhan, 137 bayi dalam penelitian mendapat ASI eksklusif, sebanyak 88 bayi hanya diberi susu botol, dan 91 bayi sisanya diberi ASI dan susu botol. Bayi yang diberi ASI juga memiliki temperamen yang lebih menantang dan cenderung rewel atau banyak menangis.

"Dalam masyarakat modern, menyusui lewat ASI bisa memicu stres bagi ibu muda dan bayinya ketika mulai menyusui. Pasalnya, memberi susu botol di beberapa masyarakat dianggap lebih umum. Namun kami sering mendengar dari ibu-ibu bahwa setelah terbiasa, menyusui adalah hal yang mudah bagi mereka," kata Rosie Dodds dari National Childbirth Trust.

Waspadai Masuknya Sperma ke Rahim Ibu Hamil


Christina Andhika Setyanti KOMPAS.com - Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan ibu hamil adalah, bolehkah berhubungan seks ketika hamil? Menurut dr Tri Yuniarti, SpOG, spesialis kebidanan dan kandungan dari RS Yadika, hubungan seks sebenarnya aman dilakukan saat hamil, asalkan tahu batas-batas keamanan yang boleh dilakukan. "Sebenarnya yang berbahaya bukan hubungan seksnya, namun sperma yang masuk ke dalam rahim saat hamil," katanya, saat talkshow "Rahasia Hamil Sehat agar Janin Sehat dan Cerdas" yang diadakan oleh Tabloid Nakita di RS Yadika, Kebayoran Lama, Jakarta, Sabtu (4/2/2012) lalu.
Sperma mengandung suatu zat tertentu yang bisa menyebabkan reaksi sensitif pada mulut rahim, dan hal ini akan sangat berbahaya untuk janin. Maka ketika berhubungan seks saat hamil, sebaiknya sperma dikeluarkan di luar vagina atau dengan menggunakan kondom.
Meski mengandung protein, sperma sebenarnya tidak memiliki manfaat bagi perkembangan janin. Sperma justru akan berbahaya bagi janin. Zat dalam sperma ini akan memicu reaksi kontraksi dini, sehingga bisa menyebabkan kelahiran prematur, atau ancaman keguguran jika usia kehamilan masih muda. "Ketika melakukan hubungan seks dalam usia kehamilan yang masih muda, sebaiknya berhati-hati karena gerakan atau guncangan yang terlalu kuat bisa berbahaya bagi janin. Selain itu, si ibu juga jangan sampai  terlalu lelah," tukasnya.
Hubungan seks aman dilakukan selama kehamilan trimester pertama sampai usia kandungan tujuh bulan. Pengurangan frekuensi seks harus dilakukan ketika usia kandungan sudah mencapai tujuh sampai sembilan bulan. "Pada usia kehamilan ini, perut sudah lebih membesar sehingga lebih sulit untuk berhubungan seks, dan akan lebih menekan perut sehingga berbahaya bagi janin. Selain itu, sperma yang ada di dalam juga akan memicu kelahiran prematur," jelasnya.
Meskipun seks ini pada dasarnya aman dilakukan saat hamil, ada beberapa kondisi kehamilan yang tidak memungkinkan si ibu untuk melakukan hubungan seksual sama sekali, ataupun sedikit mengurangi frekuensinya:

1. Ancaman keguguran
Ada ibu hamil dengan kondisi kehamilan yang lemah, atau kehamilan yang berbahaya. Ketika kehamilan ini memiliki resiko yang tinggi terhadap ancaman keguguran, sebaiknya hindari hubungan seks sama sekali. "Konsultasikan tentang kekuatan si janin pada dokter. Karena kehamilan yang lemah bisa saja berubah setelah usia kehamilan beberapa minggu, dan janin menjadi kuat," tambahnya.
Pada beberapa kehamilan yang beresiko, hubungan seks -sekalipun tanpa memasukkan sperma ke dalam vagina atau sudah menggunakan kondom- akan tetap menimbulkan resiko, seperti flek atau rasa mulas. "Flek ini bisa berbahaya untuk kehamilan. Karena adanya flek menandakan bahwa ada masalah dengan janin Anda. Sedangkan rasa mulas bisa menandakan adanya kontraksi rahim dini sehingga bisa menyebabkan terjadinya keguguran atau lahir prematur," bebernya.

2. Plasenta previa
Placenta previa merupakan salah satu kelainan kehamilan, dimana ari-ari menutupi jalan lahir bayi. Plasenta ini menghalangi serviks, menyebabkan terjadinya pelebaran serviks prematur, dan beresiko mengalami persalinan prematur. Placenta previa sendiri dibagi menjadi beberapa kondisi, yaitu placenta previa lateralis (bila hanya sebagian pembukaan jalan lahir tertutup oleh plasenta), placenta previa marginalis (kondisi pinggir plasenta berada tepat pada pinggir pembukaan jalan lahir), dan placenta previa letak rendah (plasenta berada 3-4 cm di atas bagian pinggir pembukaan jalan lahir).

Perbanyak Cokelat Selama Hamil


Perbanyak Cokelat Selama Hamil


Cokelat mungkin boleh Anda hindari demi diet, namun jangan hindari makanan tersebut selama kehamilan. Banyak makan cokelat ternyata sangat baik bagi Anda dan bayi dalam kandungan.

Penelitian yang dilakukan baru-baru ini oleh peneliti Universitas Yale membuktikan bahwa ibu yang makan cokelat setiap hari, mengurangi potensi penyakit preclampsia hingga 65%.
Preclampsia dapat menyebabkan pembengkakan, berat badan berlebih, sakit kepala, gangguan jantung, dan gangguan penglihatan pada bayi. Seperti dimuat pada situs forenews.com pada Rabu (30/4), kondisi ini sangat berbahaya pada bayi yang baru lahir.
Penelitian yang dipimpin oleh Elizabeth Triche ini mengamati 1.681 wanita. Sebanyak 1.346 bayi berhasil diambil sampel darah tali pusatnya. Bayi yang memiliki kandungan theobromine (zat yang ada dalam cokelat) tinggi teramati mampu mengurangi potensi preclampsia.
Theobromine telah diketahui memiliki pengaruh positif pada diuresis, produksi urine berlebih. Kandungan magnesium cokelat juga berguna mengurangi tekanan darah, sedangkan flavonoid berfungsi sebagai antioksidan. Triche mengatakan makin gelap cokelat makin baik. Cokelat tanpa banyak pengolahan juga makin baik karena makin banyak kandungan theobromine.

Asupan Vitamin dan Mineral Kala Hamil


KOMPAS.com - Sepanjang kehamilan, ibu membutuhkan asupan vitamin dan mineral dalam jumlah cukup untuk menjaga kesehatan dan perkembangan janin. Pada masa kehamilan, jumlah kebutuhan energi, vitamin, dan mineral meningkat kurang lebih sekitar 10-50 persen. Sementara, kebutuhan vitamin C dan mineral seng meningkat sekitar 40 persen, zat besi meningkat sampai 50 persen. Jika ibu hamil (bumil) mengikuti rambu-rambu gizi seimbang, kebutuhan tersebut dapat terpenuhi.

Khusus asam folat, disarankan untuk menambah asupannya dalam bentuk suplemen. Memang, asam folat banyak terkandung dalam sayuran hijau, tetapi karena asam folat mudah rusak oleh cara pengolahan yang salah, mau tak mau harus ada tambahan suplemen. Umumnya dokter atau bidan akan memberikan resep suplemen yang mengandung asam folat 400 mikrogram per hari hingga usia kehamilan 12 minggu. Hal ini untuk mencegah terjadinya neural tube defect atau kerusakan pada saraf janin.

Meski kebutuhan vitamin dan mineral meningkat saat hamil, sebaiknya asup suplemen dengan konsultasi terlebih dahulu kepada ahlinya. Karena mengonsumsi vitamin dan mineral dalam jumlah berlebihan, atau terlalu sedikit, dapat menyebabkan efek yang tidak dikehendaki baik bagi ibu maupun janin. Jadi, sebaiknya konsumsi vitamin dan mineral secara tepat sesuai anjuran dokter.

Jika bumil sedang mengonsumsi obat lain, semisal obat jantung atau obat penyakit kronis lainnya, informasikan kepada dokter. Hal ini untuk mencegah terjadinya interaksi obat, serta mengetahui apakah ada obat tertentu yang dapat mengganggu perkembangan janin. Selain itu, bila mengalami efek yang tidak dikehendaki dan diduga akibat penggunaan suplemen vitamin dan mineral tertentu, segera hubungi dokter.

(Utami Sri Rahayu)

Bikin Susu Hangat Lebih Aman Pakai Dot Warna Putih


img 
AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
 
Jakarta, Memilih warna dot untuk anak saat mau minum susu hangat tidak boleh didasarkan hanya pada selera masing-masing. Dari berbagai warna dot yang tersedia, warna putih lebih aman dari warna kuning karena tidak melepas senyawa pemicu kanker pada anak.

Ahli onkologi anak dari RS Dharmais, dr Edy Tahuteru, SpA(K) mengatakan dot warna kuning biasanya terbuat dari lateks. Bahan sejenis karet ini tidak tergolong food grade atau aman untuk makanan, sebab jika berinteraksi dengan panas makan bahan ini akan melepas senyawa karsinogenik atau pemicu kanker.

Dot warna putih lebih aman untuk membuat susu hangat, sebab biasanya terbuat dari bahan silikon yang lebih aman untuk makanan. Ketika berinteraksi dengan panas, silikon yang dipakai untuk dot biasanya aman karena tidak melepas senyawa karsinogen sebanyak dot yang terbuat dari lateks.

"Plastik untuk makanan sering diabaikan, padahal itu juga bisa menjadi pemicu kanker. Zaman dulu dot yang dipakai kebanyakan warna kuning, ya kita siap-siap saja kalau risikonya jadi lebih besar," kata dr Edy dalam jumpa pers di Kementerian Kesehatan, Jumat (13/1/2012).

Selain dot, kemasan makanan yang seringkali diabaikan derajat keamanan untuk makanan atau food grade-nya adalah gelas plastik. Di warung-warung pinggir jalan, gelas plastik seperti gelas air mineral sering dipakai untuk membuat kopi padahal jenis plastik seperti itu biasanya tidak food grade sehingga tidak boleh untuk menampung air panas untuk diminum.

Sebagai seorang dokter anak, dr Edy yang juga pendiri Yayasan Pita Kuning mengatakan perilaku hidup sehat seperti mengenali jenis-jenis plastik yang aman untuk makanan akan sangat bermanfaat bagi anak. Meski pada dasarnya risiko kanker pada anak tidak bisa dicegah, risiko kanker saat dewasa bisa dicegah dengan perilaku sehat sejak masih usia dini.

Pada anak, beberapa jenis kanker yang paling sering menjangkiti anak adalah Leukemia, Retinoblastoma. Neuroblastoma dan Limfoma. Sedangkan beberapa jenis kanker yang lebih jarang ditemukan pada anak namun paling mudah dideteksi adalah Nasofaring dan Osteosarkoma.